KAPOLSEK SAYUNG DAN BANSER AMANKAN TULISAN PROVOKASI DALAM ISTIGHOTSAH KEBANGSAAN ROB SAYUNG

Jatengtime.com-Demak-Aksi Istighotsah untuk meminta petunjuk dalam penanganan banjir rob di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak yang diadakan di depan PT Polytron, Minggu (15/6/2025) pukul 13.30 WIB hampir saja tercoreng oleh seorang pria paruh baya berbaju dan jelana krem diduga provokator yang membawa papan tulisan provokasi.

Beruntung Kapolsek Sayung Akp Suprapto dan salah seorang Banser yang berjaga di depan PT Charoen Pokphand Indonesia berhasil mengamankan provokator yang membawa papan tulisan provokasi berjarak sekitar 500 meter sebelum lokasi Istighotsah.

Demi menjaga ketertiban dan keamanan, Kapolsek Sayung dan Banser mempersilahkan provokator tersebut melanjutkan perjalanan ke lokasi Istighotsah, papan triplek yang bercat putih dan masih basah berisi tulisan provokasi disita dan diamankan di pos Satpam PT Charoen Pokphand Indonesia.

Diketahui, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Demak menggelar aksi istighotsah yang dihadiri warga Nahdliyin untuk meminta petunjuk dalam penanganan banjir rob di Kabupaten Demak khususnya di Kecamatan Sayung.

Pihak panitia dalam surat edaranya juga sudah mewanti-wanti agar tidak ada upaya penyusup atau provokator yang memprovokasi jalanya Istighotsah. Beruntung hanya ada 1 provokator dan berhasil diamankan tulisanya.

Sebelum sampai ke lokasi Istighotsah, warga Nahdliyin melakukan aksi jalan kaki berjarak sekitar 1 km sebagai bentuk dukungan solidaritas terhadap warga Kecamatan Sayung yang terdampak banjir rob yang terus terjadi dan belum ada penanganan serius dari pemerintah.

Namun ternyata Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (Purn) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K menyatakan bahwa Pemerintah sudah lama melakukan upaya penanganan dan penanggulangan rob di wilayah Sayung (https://www.facebook.com/watch/?v=1605695790115668&rdid=iVJnNSt29Hn4y0Mw).

Pesan Presiden Prabowo untuk warga Sayung.

Presiden Prabowo Subianto mengutus Menteri Pekerjaan Umum Ir Dody Hanggodo MPE untuk membersamai dan titip pesan kepada warga Nahdliyyin yang tengah mengadakan Istighotsah agar bencana rob di wilayah Kecamatan Sayung dan beberapa wilayah kecamatan di Kabupaten Demak segera surut

Dalam pesannya, Presiden Prabowo berjanji akan membangun tanggul laut di pesisir Pantura Jawa. Mulai dari Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Batang, Kabupaten Kendal, Kota Semarang, Kabupaten Demak, Kabupaten Jepara, Kabupaten Kudus, Kabupaten Pati, Juwana, hingga Kabupaten Rembang.

“ Namun untuk membangun tanggul laut sepanjang itu di wilayah pesisir Pantura terdampak air rob, tidak bisa dilakukan selama satu periode presiden. Mungkin bisa tiga kali masa kepemimpinan presiden…” kata Prabowo lewat Menteri Pekerjaan Umum.

“ Mungkin saja presidennya sudah tidak lagi Pak Prabowo, namun proyek tanggul laut pesisir Pantura yang terkena dampak abrasi dan bencana rob, terus berlanjut. Dan ini membutuhkan anggaran yang tidak sedikit…” ujarnya.

Istighotsah berlangsung damai dan tertib hingga berakhir sekitar pukul 16.30 WIB. Ribuan warga membubaran diri dari lokasi kegiatan. Petugas gabungan Polri,TNI dan Dishub segera membuka Contra Flow dari arah Demak-Semarang dan sebaliknya agar lalu lintas kembali berjalan sebagai mestinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *