PETUALANGAN CABUL KADES ZIDAN BERAKHIR, DIGEREBEK SUAMI SELINGKUHANYA

Jatengtime.com-Demak-Setelah malang melintang mengumbar nafsu kepada perempuan baik yang masih single maupun bersuami, petualangan Kades Cabul Muhyidin alias Zidan (34), Kepala Desa Wonoagung, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak, berakhir setelah digerebek Priyatno (42) suami sah Laili Khasanah (31), perempuan selingkuhanya.

Penggerebekan dramatis dan terencana, pada Selasa (22/7/2025) pukul 08.00 WIB berlangsung sukses berkat alat canggih GPS Tracker yang dipasang salah satu saudara Priyatno pada mobil Honda CRV dan sepeda motor Vespa warna kuning milik Priyatno yang biasa dipakai Laili Khasanah.

Berawal dari kecurigaan Dani, salah keluarga besar Priyatno yang diketahui sebagai pengusaha sukses pengepul Bekatul (pakan ternak) bermerek dagang ‘Gudang Katul Sabar Subur Pak Pri’, alamat Desa Sidomulyo, RT 01/04, Kecamatan Wonosalam Kabupaten Demak, sekitar 6 bulan sebelum penggerebekan sikap Laili Khasanah istri sah Prayitno berubah. Pasangan muda yang sudah dikaruniai 2 anak ini tidak harmonis.

Dani menduga Laili punya pria selingkuhan dan berusaha mencari informasi serta mengumpulkan bukti yang kemudian mengarah kepada Zidan, Kades yang pernah viral karena menghamili seorang penyanyi panggung hingga mengandung dan keguguran.

“ Dari informasi yang saya kumpulkan, dugaan sementara mengarah kepada Zidan. Mereka ini sudah kenal 6 bulan yang lalu. Sejak kenal Zidan, rumah tangga mas Pri tidak harmonis, mas Pri terus sabar dan mengalah…” kata Dani.

Puncaknya 1 hari sebelum penggerebekan, Dani (atas ijin Priyatno) sekitar pukul 02.00 dini hari memasang alat GPS Tracker di sepeda motor Vespa dan mobil Honda HRV yang biasa dipakai Laili.

Kemudian muncul rencana menjebak Laili, Priyatno pura-pura mau keluar kota untuk mencari dagangan bekatul. Jebakan ini dimakan Laili, GPS terpantau, Priyatno dan beberapa keluarga terus membuntuti Laili sejak keluar rumah hingga sinyal GPS berhenti sebuah rumah kos Utami, Desa Jogoloyo Kecamatan Wonosalam.

“ Tadi pagi mas Pri pura-pura pamit mau ke luar kota untuk kulakan katul, trus GPS kami pantau. Jebakan mulai berjalan, mbak Laili pakai vespa keluar rumah. Sinyal GPS berhenti di sebuah rumah kos Utami, Desa Jogoloyo Kecamatan Wonosalam…” ungkapnya.

Mengetahui motor Vespa nya berada di depan kamar kos, Priyatno dan keluarga tidak mau main hakim sendiri. Diam-diam mereka minta pendampingan kepada Polisi untuk melakukan penggerebekan.

Setelah dipastikan Laili diduga kuat berada didalam kamar kos Utami nomor 2, penjaga kos awalnya mengetuk pintu kamar tapi tidak dibuka. Baru setelah beberapa menit kemudian pintu diketuk Polisi dan baru dibuka.

Kemudian Priyatno dan Polisi masuk ke dalam kamar mendapati Kades Zidan yang juga menjabat sebagai Ketua Karang Taruna Kabupaten Demak, sedangkan Laili ditemukan bersembunyi di kamar mandi.

Penggerebekan sesuai rencana dan tidak ada upaya main hakim sendiri dari Priyatno sekeluarga. Hanya sempat ada luapan penyesalan dari saudara perempuan Priyatno atas perbuatan Laili yang tega mengkhianati suaminya.

Polisi lantas mengumpulkan dan mengamankan barang bukti dari dalam kamar kos berupa :

  1. Bekas tisu yang diambil di tempat sampah dan dari tempat tidur dalam keadaan basah, diduga mengandung sperma.
  2. Celana warna pink dan tengtop warna hitam diduga milik Laili.
  3. Seprai dan selimut yang terdapat bercak cairan diduga sperma.
  4. 2 ( dua) unit Handphone milik Zidan dan Laili.
  5. 1 (satu) unit sepeda motor Honda PCX warna putih, Nopol : H 3842 ADE milik Zidan dan 1 (unit) sepeda motor Vespa warna Kuning, nopol dengan : H 6606 CKE milik Laili.

Kemudian pasangan singkuh Kades Zidan dan Laili beserta barang bukti dibawa ke Unit PPA Polres Demak untuk dilakukan proses lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *