Jatengtime.com-Demak-Liputan khusus HUT RI ke-80
Agenda maraton menyemarakan HUT RI Ke-80 Pemkab Demak telah dimulai dengan penilaian lomba kebersihan OPD, Senin (4/8/2025) disusul lomba tradisional tarik tambang dan lari karung yang diadakan di lapangan Setda yang diikuti ASN, TNI dan Polri.
1 bulan sebelumnya, diam-diam lapangan rumput Setda Demak didesain khusus dengan metode pemangkasan berkala agar rumput beranak pinak sehingga layak menjadi matras alami yang empuk dan nyaman digunakan dengan resiko cedera yang minim.
Lomba tradisional direncanakan berlangsung Selasa (5/8/2025) sampai Rabu (6/8/2025) di buka Wakil Bupati Muhammad Badruddin, M.Pd dengan mengelorakan yel-yel HUT RI Ke-80.
“ Saya apresiasi kepada seluruh masyarakat Demak yang telah ikut berpartisipasi dalam peringatan HUT RI Ke-80 dan semoga lomba lomba yang kita adakan ini dapat menjadi sarana untuk mengekpresikan semangat kemerdekaan dan memperkuat rasa kebersamaan…” kata Badruddin.
Sosok Wabup dari kalangan ulama menambahkan melalui lomba-lomba yang diselenggarakan Pemkab selama 2 hari tidak hanya merayakan kemerdekaan secara riang gembira namun juga dimaksutkan untuk mempererat tali persaudaraan, menumbuhkan jiwa nasionalisme dan memperkuat karakter generasi muda Demak yang cinta tanah air.
“ Lomba tahun ini sengaja kita buat bernuansa tradisional dengan empat jenis lomba antara lain tarik tambang, terompah Panjang, balap karung dan egrang…” pungkasnya.
Kegiatan lomba dimulai dengan pertandingan eksebisi tarik tambang dan balap karung yang diikuti Wakil Bupati , Setda, Ketua Kormi serta Kepala OPD.
Lomba eksebisi tarik tambang terbagi dua regu pertama regu yang dipimpin Wakil Bupati Muhammad Badruddin, M.Pd melawan regu yang di pimpin Sekda Ahmad Sugiharto, ST.MT.
Terpisah Sekda Ahmad Sugiharto, ST.MT membenarkan bahwa 1 bulan sebelum digunakan untuk lokasi lomba, lapangan rumput Setda didesain khusus menjadi matras alam yang empuk dan aman. Selain itu disiagakan unit mobil kesehatan atau PPPK berikut tenaga medis dari Dinkesda.
“ Iya benar, kami telah menyiapkan lokasi lomba ini 1 bulan sebelumnya agar lapangan rumput Setda aman digunakan, minim kemungkinan cedera akibat jatuh saat perlombaan dengan cara pemangkasan rumput berkala…” kata Sugiharto.
Sekda yang juga menjabat sebagai Ketua PPBI (Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia) Cabang Demak sangat paham tentang ilmu pertanian dan aplikasi pemanfaatanya selain bonsai membeberkan teknik menyulap lapangan Setda jadi matras alami yang aman.
“ Rumput di lapangan Setda betul-betul kita rawat, dipangkas berkala biar tumbuh anakanya sehingga rumput tumbuh rapat dan empuk seperti matras. Dan terbukti tadi ada yang jatuh termasuk pak Wabup tapi tidak mengalami cidera. Ya karena lapanganya empuk, ditambah Minggu (3/8/2025) malam kemarin turun hujan lebat hampir 2 jam, lapangan makin empuk…” pungkasnya.







