Jatengtime.com-Demak-Sebelum dipakai oleh pengemudi becak usia lanjut, Sekda Demak Akhmad Sugiharto,ST.MT melakukan ‘Test Drive’, menjajal becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto, sedangkan penumpangnya adalah Bupati Eisti’anah dan Direktur Kelembagaan dan Kerjasama Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional, Nuryana Selasa (11/11/25) di jalan depan Pendopo Satya Bhakti Praja.
Diketahui Kabupaten Demak menerima bantuan becak listrik untuk pengemudi becak usia lanjut dari Presiden Prabowo Subianto.
“ Untuk usia lanjut, cukup ringan dalam mengemudikan becak listrik bantuan dari presiden Prabowo…” kata Sugiharto.
“ Namun ya tetep adaptasi, latihan dulu, kan belum pernah menggunakan. Pengemudi becak usia lanjut di Demak banyak yang menggunakan becak yang dimodifikasi dengan mesin Honda GS atau GX 150 yang biasanya untuk kompresor atau mesin pompa air. Justru saya lihat lebih berat mengemudikan becak modifikasi dari pada becak listrik ini, juga irit gak beli BBM, tinggal di charge listrik di rumah masing-masing…” ungkapnya.
Bupati Demak Eisti’anah menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas perhatian Presiden Prabowo Subianto kepada masyarakat kecil, khususnya para pengemudi becak di Kota Wali.
Bupati yang dikenal dengan panggilan Mbak Esti menyatakan bantuan dari presiden ini bukan hanya sekedar bantuan sarana transportasi, namun juga sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Mbak Eisti juga menyebutkan syarat dan kriteria penerima bantuan becak listrik yakni pengemudi becak yang sudah lansia atau berusia 50 tahun keatas.
“ Harus yang sudah sepuh njih (lansia), tadi ada beberapa yang belum mendapatkan tetapi dari pihak yayasan siap untuk menambah jika stoknya masih ada…” kata Mbak Esti.
Mbak Esti juga berpesan kepada para penerima bantuan becak listrik agar dapat menggunakan bantuan dari Presiden Prabowo Subianto digunakan dan dirawat dengan baik serta tidak dijual.
“ Saya berharap bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto digunakan dan dirawat dengan baik, agar dapat meringankan tenaga bapak-bapak dalam mendapatkan rejeki. Jangan dijual njih…” ujarnya.
Nuryana selaku Direktur Kelembagaan dan Kerjasama Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional, mengatakan, hingga saat ini sudah ada 2000 unit becak listrik yang sudah diberikan presiden dan tersebar di seluruh pelosok Indonesia. Sedangkan target untuk penyebaran tahun 2025 ini 10.000 unit becak.
“ Untuk target penyebaran becak listrik tahun depan (2026) 30.000 unit becak listrik. Karena kami menyadari bahwa di kota-kota yang transportasinya masih menggunakan becak terutama di daerah-daerah pinggiran. Dan rata-rata pengemudi becak itu usianya lanjut…” kata Nuryana.
“ Dari situlah muncul keprihatinan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto karena pernah melihat pengayuh becak yang usianya 70 tahun kelihatan sangat kelelahan. Presiden lantas berpikir bagaimana cara membantunya, salah satunya memberikan bantuan becak listrik sehingga tenaga mereka jadi lebih ringgan…” ujarnya.
Becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subanto mempunyai berbagai keunggulan teknologi, antara lain :
– Mendeteksi dan memberi tahu kapan becak harus diservis, kemampuan baterai, bisa mengetahui berapa jauh perjalanan yang sudah ditempuh, potensi pendapatan hingga keberadaan para pelanggan.
– Mengirimkan informasi terkait lama perjalanan yang sudah ditempuh ke command center dan memberi peringatan jika pengemudi sudah kelelahan.
– Kapasitas baterai sekitar 70-100 Ah (Ampere hour) daya motor listrik sebesar 500 watt.
– Jarak tempuh untuk sekali pengisian penuh daya baterai mencapai 30 km.
– Kecepatan maksimal 20 km/jam dengan beban maksimal yang bisa diangkut 150 kg atau 2 penumpang.







