USAI DITERJANG BANJIR, PUSKESMAS KEBONAGUNG HARI INI MULAI BEROPERASI LAGI MELAYANI KESEHATAN MASYARAKAT, WALAU DI TERAS

Jatengtime.com-Demak-Usai diterjang/terendam banjir setinggi pinggang orang dewasa inbas tanggul sungai Tuntang jebol pada Senin, 16 Februari 2026 sore, pelayanan Rawat Jalan, IGD dan PONED Puskesmas Kebonagung, Kecamatan Kebonagung, kabupaten Demak, hari ini Rabu (18/2/2026) kembali beroperasi.

Puskesmas yang berlokasi berseberangan dengan obyek wisata Api Abadi Mrapen turut menjadi korban keganasan banjir tidak hanya setinggi pinggang orang dewasa, namun disertai disertai lumpur dan sampah hingga memaksa pasien yang sedang menjalani rawat inap harus dievakuasi ke lokasi yang aman (di gedung KDMT).

Plt Kapus (Kepala Puskesmas) Kebonagung Arief Setiawan, SKM, MM mengucapkan terima kasih kepada Bupati Demak, Forkopimda, Kadinkes beserta jajaran, Forkopimcam yang terus memberikan suport, Sekda dengan gaya khasnya diam-diam memerintahkan BPBD, gabungan relawan untuk membantu mengevakuasi pasien hingga membersihkan lumpur dan sampah yang tersebar dihampir seluruh lokasi Puskesmas.

“ Alhamdulillah, pertama atas nama seluruh jajaran Puskesmas Kebonagung, saya ucapkan banyak terima kasih kepada ibu bupati Demak, dr.Eistianah,SE dan seluruh jajaran Forkopimda yang selama ini selalu membersamai kami baik dalam suka maupun duka seperti yang kemarin terjadi, tempat kami mengabdi kepada masyarakat klelep (kebanjiran)…kata Arief.

“ Kami juga ucapkan terimakasih kepada Kadinkes Demak bapak dr. Ali Maimun dan seluruh jajaranya yang juga selalu membersamai kami, rekan-rekan Forkopimcam yang waktu kejadian ikut membantu kami. Wabil khusus kami ucapkan banyak terima kasih kepada bapak Sekda Demak Akhmad Sugiharto,ST.MT yang dengan ciri khasnya bekerja senyap weruh sakdurunge winarah (dapat memperkirakan) Puskesmas kami juga bakal kebanjiran hingga langsung memerintahkan BPBD dan gabungan relawan untuk menjaga, membantu kami mulai proses evakuasi hingga membantu pembersihan lumpur dan bakteri yang ikut terbawa sampah…” ujarnya.

Pria yang sering disapa Cak Arief ini juga menegaskan bencana alam tidak boleh mengganggu pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat yang membutuhkan, walau dibawah tenda dengan alat kesehatan yang sederhana.

“ Bismillah…hari ini kami sudah kembali berbhakti kepada masyarakat, pelayanan Rawat Jalan, IGD dan PONED sudah dapat dinikmati masyarakat Kebonagung dan sekitarnya walau terpaksa pelayanan di teras Puskesmas…” ungkap Cak Arief.

“ Kemarin, rekan-rekan dipimpin dr.Dian Widyahandayani dibantu personil dari BPBD membersihkan lumpur hingga pukul 16.00 WIB sore. Ya cepek tapi demi pelayanan, hari ini kami mulai beraktifitas lagi. untuk bagian perawatan vital seperti konektor atau jaringan yang berhubungan dengan listrik masih kami benahi dulu karena terendam air. Biar aman tidak membahayakan siapa saja…” imbuhnya.

” Sebagian personil kami pelayanan di teras, yang lain bersih-bersih dan pilah-pilah alkes yang masih bisa diselamatkan. Kemarin evakuasi pasien yang utama, alkes hingga mobil ambulan urusan belakangan…” pungkasnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *