BUPATI REJANG LEBONG YANG KENA OTT KPK, PRIBADI YANG TERTUTUP DAN TIDAK PERNAH BERSOSIALISASI DENGAN WARGA

Jatengtime.com-Penangkapan tangan (OTT) oleh KPK Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Tobari beserta 7 orang lainya menuai berbagai tanggapan, termasuk kepribadiannya.

Muhammad Syakur, salah satu warga yang berdomisisli di sekitar rumah pribadi Bupati Rejang Lebong, di kawasan RT 10 RW 04 Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu, saat dimintai konfirmasi oleh wartawan mengungkap sosok sang bupati.

Syakur menyebut, selama tinggal di rumah pribadinya, Bupati Fikri tidak pernah bersosialisasi dengan warga atau tetangganya.

“ Orangnya (Bupati Fikri) tertutup. Selama tinggal di sini tidak pernah bersosialisasi dengan warga. Padahal dia kan bupati yang seharsnya sering bersosialisasi…” kata Syakur.

“ Kalau yang sering keluar masuk rumahnya itu mobil patwal. Pengawalnya aja yang sering petentang petenteng. Sekarang masih berani petentang petenteng…? Rumahnya sekarang tertutup rapat dengan pagar hitam. Lampu bagian luar rumah juga tampak masih menyala…” ujarnya.

Saat ditanya tanggapan warga terkait OTT KPK, Syakur menjawab enteng.

“ Itu (OTT KPK) biasa aja, tidak ada heboh-heboh. Ya syukurlah…biarkan saja…” pungkasnya.

Diketahui, Fikri yang menjabat sebagai bupati masa jabatan 2025–2030, tercatat juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Rejang lebong.

Dia menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen AMKOP Palembang, meraih gelar Sarjana Ekonomi (S.E) dan melanjutkan study pascasarjana (S2) di Universitas Hazairin dan meraih gelar Master of Public Administration (MPA), sebuah gelar akademik pascasarjana (S2) yang berfokus pada studi kebijakan, manajemen publik, dan tata kelola pemerintahan.

Fikri sukses menjadi Bupati Rejang Lebong sebagai Bupati Rejang Lebong, berpasangan dengan Hendri, seorang Analis Ideologi pada Badan Kesatuan Bangsa (Kesbangpol) Kabupaten Musi Rawas.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *