UNTUK KESEKIAN KALI, CV JSP BERSIHKAN SAMPAH YANG MENUTUPI PINTU SIPHON GAJAH BIANG KEROK BANJIR DI KARANGANYAR DEMAK

Headline, Nasional, Sosial188 Dilihat

Jatengtime.com-Demak-untuk kesekian kalinya, CV JSP (Jaya Setia Plastik) sebuah perusahaan industri mainan anak berbahan plastik ramah anak, yang alamat di Desa Ngemplik Wetan, Kecamatan. Karanganyar, Kabupaten Demak, Senin (30/3/2026) membersihkan sampah yang menutupi pintu Siphon Gajah yang menjadi biang kerok banjir di persawahan dan pemukiman dibeberapa desa, khususnya di Desa Kedung Banteng dan desa Wonorejo, kecamatan Karanganyar Kabupaten Demak.

Diketahui Siphon tua (infrastruktur saluran air) Gajah warisan Belanda di Desa Gajah, Kecamatan Gajah, Kabupaten Demak, yang tepat memotong (dibawah jalan nasional berbentuk huruf U) jalur Pantura Demak-Kudus ini tidak berfungsi optimal dan menjadi pemicu utama banjir tahunan, khususnya di Desa Wonorejo dan Kedung Banteng.

Diduga Siphon ini menyempit dan tersumbat sampah dan endapan lumpur di bagian tengah, menyebabkan air balik arah. Kementerian PUPR pada tahun 2026 ini, konon kabarnya mempunyai rencana rencana perbaikan besar senilai Rp110 miliar.

Kondisi sampah depan Siphon Gajah

Arif pelaksana lapangan CV JSP, dilokasi siphon Gajah, Senin (30/3/2026) membenarkan  bahwa kegiatan ini atas inisiatif dan kepedulian Fahruddin (CEO CV JSP) Demak.

“ Iya benar, pembersihan sampah di depan siphon atas inisiatif bapak (Fahruddin). Beliau matur (menyuruh) keluarkan eksavator bersihkan sampah di depan siphon Gajah. Gitu saja pesan beliau…” kata Arif.

CV JSP lantas mengeluarkan eksavator khusus untuk segala medan, beroda rantai dan karet (Crawler and Wheeled Excavator) yang kabarnya sengaja dibeli Fahruddin khusus untuk kepentingan sosial dan kemanusiaan seperti untuk membersihkan sampah depan siphon Gajah.

“ Bapak (Fahruddin) sengaja beli eksavator segala medan, bisa berjalan di trek tanah dan trek jalan aspal tanpa merusak aspalnya. Biasanya digunakan untuk kegiatan-kegiatan di sekitar kecamatan Karanganyar…” ujarnya.

“ Kami akan bersihkan sampah depan siphon Gajah hingga bersih agar aliran air lancar dan tidak menyebabkan banjir…” ungkapnya.

“ Alhamdulillah kami dibantu bapak-bapak TNI, Polri, Dinas LH, PUTARU, perangkat desa dan perangkat kecamatan…” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *