Jatengtime.id-Jakarta-Dari hasil OTT KPK terhadap Rektor Universitas Soedirman (Unsoed) Akhmad Sodiq dan Wakil rektor III Bidang Kemahasiswaan Norman Arie Prayogo mematok tarif masuk mahasiswa baru Fakultas kedokteran yang ikut seleksi jalur masuk mandiri kampus sekitar Rp 650 juta, namun ternyata masih tidak lulus.
Keduanya ditahan setelah terjaring OTT KPK dan terlihat sudah mengenakan rompi oranye khas tahanan KPK saat turun dari lantai dua ruang pemeriksaan didampingi petugas pengawal tahanan (waltah).
Selain Sodiq dan Norman, KPK juga menahan 4 tersangka lain, yaitu :
– Eko Sumanto selaku Kepala Bagian Akademik Unsoed.
– Mulyono selaku pihak swasta.
– Dian Mulia Wardhana selaku pihak swasta.
– Adhi Wiharto selaku pihak swasta.
Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein saat jumpa pers di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (21/8/2026) menjelaskan, pada Agustus 2026, Norman selaku Warek memerintahkan dua orang perantara yang juga telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara ini, Dian Mulia Wardhana (DMW) dan Adhi Wiharto (AW), agar mematok harga Rp 650 juta kepada setiap calon mahasiswa baru di Fakultas Kedokteran.
“ DMW dan AW selaku pihak swasta, diduga meminta uang kepada orang tua calon mahasiswa baru di Fakultas Kedokteran senilai Rp 650 juta. Namun tidak menjamin lolos…” kata Taufik.





