SAHAM BANK MANDIRI ANJLOK USAI BLOKIR REKENING BOTOK ATAS PERMINTAAN APH

Jatengtime.id-Jakarta-Polemik pemblokiran sepihak rekening atas nama Supriyono alias Botok, Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), atas permintaan APH berbuntut panjang, saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) anjlok karena di dihujat jutaan netizen.

Diketahui, PT Bank Mandiri Tbk adalah sebuah badan usaha milik negara Indonesia (Plat Merah) yang bergerak di bidang perbankan korporat. Pemerintah Indonesia memegang mayoritas saham perusahaan ini melalui Danantara, namun dengan mudahnya dikendalikan oleh segelintir pihak demi kepentingan yang tidak jelas.

Rekening Botok berisi dana sekitar Rp 80,9 juta, yang berasal dari uang pribadi dan donasi warga untuk kebutuhan operasional serta logistik aksi.

Menanggapi serbuan di akun Instagram Bank Mandiri, akhirnya pihak BMRI menyampaikan permintaan maaf melalui akun media sosial resminya. Pihak Mandiri menyebut tindakan terhadap rekening tersebut sebagai pemblokiran yang dilakukan atas permintaan aparat penegak hukum dan menyatakan langkah tersebut telah mengikuti prosedur serta ketentuan yang berlaku.

Permintaan ma’af tersebut kemudian menjadi perhatian publik. Netizen bahkan kompak ganti memboikot dengan menyerukan agar nasabah mempertimbangkan memindahkan dana mereka dari Bank Mandiri.

Netizen juga menyindir pihak BMRI yang tidak independen karena mau disetir aparat pemerintah dengan kalimat ‘Katanya Mandiri tapi koq mau di setir APH’.

Meski ribuan komentar menghujat bukan representasi seluruh nasabah Bank Mandiri, namun menunjukan bagaimana persoalan blokir rekening mulai bergeser dari persoalan layanan nasabah menjadi isu kepercayaan terhadap dunia perbankan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *