Jatengtime.com-Kudus-Kondisi banjir Kudus, mulai surut dan berkurangnya intensitas hujan, ratusan warga terdampak banjir mulai kembali ke rumah masing-masing, setelah sekitar 10 hari berada di tempat pengungsian.
Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus Eko Hari Djatmiko kepada wartawan, Minggu (25/1/2026) menyebut pihaknya mencatat banjir di semua daerah Kudus saat ini mulai surut, sehingga para pengungsi mulai pulang ke rumah masing-masing, walaupun saat ini masih ada warga yang berada di tempat pengungsian.
Djatmiko memperkirakan ketika curah hujan mulai reda dan intensitasnya berkurang, dipastikan genangan banjir tidak akan muncul lagi.
“ Kami mencatat per Sabtu (24/1/2026) sore ada 742 pengungsi di 4 tempat. Namun, hari ini Minggu (25/1/2026) direncanakan pulang semua, sehingga dimungkinkan tidak ada lagi pengungsi karena secara umum banjir sudah surut…” kata Djatmiko.
Data terakhir, warga yang masih bertahan di pengungsian tersebar di 4 lokasi, yakni Balai Desa Gulang, Pustu Tanjungkarang, Balai Desa Karangrowo dan Gedung Muslimat NU Loram Kulon. Sementara 11 tempat pengungsian yang sebelumnya juga ditempati warga terdampak banjir Kudus sudah kosong.
Diketahui, desa yang terdampak banjir di Kudus mencapai 38 desa yang tersebar di 9 kecamatan dengan jumlah warga terdampak 22.503 KK atau 70.543 jiwa, kini hanya tersisa 9 desa. Rumah terdampak yang sebelumnya mencapai 10.060 rumah, kini tersisa hanya 2.659 rumah yang tersebar di 4 kecamatan.
Dapur umum yang sebelumnya beroperasi di 23 lokasi kini tersisa 4 lokasi untuk antisipasi ketika masih ada warga yang bertahan di pengungsian. Dapur umum lainnya telah di tutup karena sebagian besar warga sudah kembali ke rumah.
Walaupun kondisi banjir berangsur membaik, namun BPBD Kudus memastikan tetap melakukan pemantauan secara intensif di desa-desa terdampak banjir, termasuk memastikan kesiapsiagaan dapur umum yang masih beroperasi.
“ Kami tetap siaga dan terus memantau perkembangan di lapangan guna memastikan kebutuhan warga terdampak tetap terpenuhi hingga kondisi banjir benar-benar pulih…” pungkasnya.







