Jatengtime.com-Demak-Ada yang berbeda dalam malam Pengajian Hahlah Khotmil Qur’an di Pondok Pesantren Al-Qur’an Badruzzaman, Desa Bango, Kecamatan Demak, Kabupaten Demak, Jum’at (10/10/2025) Sekda Demak yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Akhmad Sugiharto,ST.MT menyatakan haru sekaligus bangga diantara 94 peserta Khotimin dan Khotimat ada yang berasal dari Kalimantan.
“ Atas nama Pemkab Demak, panitia khotmil, pengurus ponpes Al-Qur’an Badruzzaman dan masyarakat desa Bango saya ucapkan selamat kepada 94 santri Khotimin dan Khotimat yang telah menyelesaikan haflah. Dan yang membuat saya bangga sekaligus haru, karena diantara Al-hal wal murtahal (umat Rasuluallah SAW yang selalu membaca Al Quran dari awal hingga akhir dan setiap kali selesai ia mengulanginya lagi dari awal) ada yang berasal dari Kalimantan….” kata Sekda yang juga berdomisili di desa Bango.
“ Ada yang berasal dari Pembuang Hulu Hanau, Kalimantan Tengah, ada yang dari Nanga Serawai, Pontianak, Kalimantan Barat. Ini artinya kabupaten Demak masih dipercaya menjadi barometer penyebaran hingga syiar agama Islam di Indonesia…” ujarnya.
Tampak hadir jajaran Forkopimcam, kyai-kyai sepuh dan ribuan pengunjung baik dari orang tua santri hingga masyarakat Desa Bango.
Sekda yang ternyata juga menjabat sebagai salah satu pengurus ponpes pimpinan Kyai Masykur berpesan kepada seluruh Khotimin dan Khotimat agar setelah kembali ke daerah asal selalu mengamalkan ilmu yang didapat tidak dengan mudah.
“ Saya hanya berpesan agar Khotimin dan Khotimat setelah kembali ke daerah agar asal selalu mengamalkan ilmu yang didapat dari Kyai Masykur tidak dengan mudah. Tidak semua orang mampu haflah Al-qur’an 30 juz…” pungkasnya.
Kyai Masykur dalam do’a sambutanya sempat terharu hingga terbata-bata ketika mendo’akan santri-santrinya yang diwisuda karena telah berhasil menghatamkan Al-qur’an 30 juz.
اللَّهُمَّ ارْحَمْنِي بِالْقُرْآنِ وَاجْعَلْهُ لِي إِمَامًا وَنُورًا وَهُدًى وَرَحْمَةً، اللَّهُمَّ ذَكِّرْنِي مِنْهُ مَا نُسِّيتُ وَعَلِّمْنِي مِنْهُ مَا جَهِلْتُ وَارْزُقْنِي تِلَاوَتَهُ آنَاءَ اللَّيْلِ وَأَطْرَافَ النَّهَارِ وَاجْعَلْهُ لِي حُجَّةً يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ
“ Ya Allah, rahmatilah aku dengan Al-quran. Jadikanlah ia sebagai pemimpin, cahaya, petunjuk, dan rahmat bagiku. Ya Allah, ingatkanlah aku atas apa yang terlupakan darinya. Ajarilah aku atas apa yang belum tahu darinya. Berikanlah aku kemampuan membacanya sepanjang malam dan ujung siang. Jadikanlah ia sebagai pembelaku, wahai Tuhan semesta alam ”.
94 peserta Khotimin dan Khotimat terdiri dari :
– 16 peserta Khotimin Bil-Hifdzi.
– 30 peserta Khotimat Bil-Hifdzi.
– 8 peserta Khotimin Bil-Nadzri.
– 40 peserta Khotimat Bil-Nadzi.







