Jatengtime.com-Jepara-Bencana alam banjir dan tanah longsor yang melanda Kota Ukir PMI akibat cuaca ekstrim menjadi perhatian serius PMI Kabupaten Jepara. Semua personil dikerahkan untuk membentu masyarakat terdampak.
Khusus untuk Desa Tempur, Kecamatan Keling yang mengalami kerusakan paling parah hingga mengakibatkan akses jalan, listrik dan komunikasi putus, menjadi perioritas utama PMI Kabupaten Jepara.
Kepala Markas PMI Kabupaten Jepara adalah Roosiana Rahmawati , Senin (12/1/2026) menegaskan pihaknya selalu memberikan dukungan pelayanan kemanusiaan dalam tanggap darurat bencana, khusus longsor di Desa Tempur, Kecamatan Keling, menjadi prioritas utama.
“ Kita kerahkan dukungan dapur umum, untuk membantu penyediaan konsumsi bagi warga terdampak, petugas hingga relawan di lokasi bencana…” kata Roosi.
Pelayanan ambulans dan tenaga kesehatan yang terlatih, juga dikerahkan guna mendukung kebutuhan evakuasi serta penanganan medis bagi masyarakat, petugas terkait, Tim SAR dan relawan.
PMI Kabupaten Jepara terus berkomitmen untuk hadir dan bersinergi dengan seluruh pihak terkait dalam upaya penanganan bencana serta pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak.
“ Kita juga kirim relawan PMI yang terlatih dan teruji di medan bencana dalam kegiatan pembersihan material longsor bersama BPBD, pemerintah desa dan unsur relawan lainnya, guna membuka akses jalan untuk memperlancar distribusi bantuan…” ujarnya.
“ Pokoknya demi pengabdian pada kemanusiaan PMI Kabupaten Jepara All Out, kerahkan semua yang kita punya untuk masyarakat. PMI lahir dan tumbuh dari masyarakat, PMI ada untuk masyarakat, menekankan semangat tolong-menolong tanpa membedakan ras, agama, atau golongan. Siamo Tutti Fratelli…” pungkasnya.







