Jatengtime.com-Boyolali-Usai Gedung baru Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Boyolali yang beralamat di jalan Randu Asri (Ngebong) Siswodipuran, diresmikan pada Selasa (10/2/2026) oleh bupati Agus Irawan, makin tampak berbagai layanan yang menjadi program unggulan, hingga layak menjadi bahan rujukan bagi PMI dari berbagai daerah.
Berbagai layanan jadi program unggulan PMI Boyolali antara lain :
– Bulan dana PMI 2025 yang langsung diketuai Bupati Boyolali Agus Irawan, membuat kepercayaan dan kepedulian masyarakat meningkat berhasil bahkan melampaui target hingga 130 persen atau senilai Rp 1.608.763.800,00.
– Dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) kepada PMI Boyolali dengan memberikan hibah pembangunan Gedung PMI baru dengan nilai anggaran sekitar Rp 12 miliar yang dibangun secara bertahap dan berkelanjutan selama empat tahun.
– Program Kerja PMI Kabupaten Boyolali di Tahun 2025, dalam hal peningkatan pelayanan penanggulangan bencana dengan penerima manfaat langsung sebanyak 324 KK terdiri dari 1.125 Jiwa.
– PMI Boyolali juga berhasil melaksanakan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada 22 KK yang tersebar di Kabupaten Boyolali.
– UDD (Unit Dose Dispensing) PMI Boyolali berhasil meningkatkan pengolahan/ produksi darah yang dapat dimanfaatkan sebagai obat bagi masyarakat sebanyak 18.331 kolf (satuan botol atau labu cairan, umumnya berkapasitas 500 cc/ml ) untuk memenuhi kebutuhan 13 Rumah Sakit di wilayah Kabupaten Boyolali dan sekitarnya seperti Karanganyar, Klaten dan Salatiga sebanyak 17.995 Kantong Darah.
– Sejak bulan November 2025, PMI Boyolali resmi memiliki Klinik Pratama yang beroperasi 24 jam untuk melayani masyarakat yang keanggotaanya kini telah mencapai 16.812 peserta.
Bupati Agus saat meresmikan gedung baru PMI Boyolali berharap dengan adanya gedung dan fasilitas baru, maka PMI semakin meningkatkan pelayanan, kinerja dan lebih dekat dengan masyarakat.
“ Alhamdulillah gedung kita sudah bagus, diharapkan nanti seluruh karyawan dan relawan bisa bersinergi disini. Ini akan menjadi gedung bersama untuk menangani bantuan-bantuan yang ada di Kabupaten Boyolali…” kata Agus.
Dengan pencapaian bulan dana yang melampaui target, Agus juga berharap dana tersebut dapat disalurkan secara merata bagi masyarakat tidak hanya di Boyolali kota, namun juga Boyolali wilayah utara atau di lereng Merapi-Merbabu.
“ Nanti PMI juga kita arahkan kesana (lereng Merapi-Merbabu) untuk ikut berkontribusi dan menangani permasalahan-permasalahan. PMI ikut membantu masyarakat yang membutuhkan…” ujanya.
Ketua PMI Kabupaten Boyolali, Sunarno menyampaikan terimakasih kepada Pemkab Boyolali atas aset hibah yang diberikan berupa gedung dan fasilitasnya. Sunarno juga mengapresiasi capaian bulan dana PMI tahun 2025 hingga mampu melampaui target hingga 130 persen.
Ketua PMI Jawa Tengah Sarwa Pramana mengapresiasi atas kepedulian Pemkab Boyolali yang telah memberikan aset hibah sampai fasilitasnya hingga PMI Boyolali menjadi salah satu gedung terbaik di Jawa Tengah, bahkan bisa menjadi percontohan PMI kabupaten lain
Dengan gedung yang baru dengan segala fasilitasnya, Sarwa berharap dapat menjadi tempat diselenggarakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat tidak mampu saat peringatan hari besar PMI.
“ Harapan saya (PMI Boyolali) mampu meningkatkan pelayanan yang baik, kinerja yang baik, etos kerja yang baik dan bisa menjawab tantangan visi misi kepala daerah. PMI harus mampu bersinergi dengan pemerintah daerah…” ungkapnya.







