SEKDA (KETUA PMI) DEMAK UCAPKAN TERIMA KASIH PMI JEPARA PEDULI MUSIBAH BANJIR AKIBAT TANGGUL JEBOL DI DEMAK

Jatengtime.com-Demak-Musibah banjir akibat tanggul 2 sungai yang jebol ternyata mengundang simpati dan kepedulian banyak pihak, tidak terkecuali simpati dan kepedulian PMI dari berbagai daerah.

Rombongan PMI Jepara yang dipimpin Kepala markas Roosiana Rahmawati, Kamis (19/2/2026) sore datang ke markas PMI Demak guna menyampaikan simpati dan kepedulian kepada seluruh masyarakat Demak yang sedang mendapat cobaan.

“ Kedatangan kami sebatas kunjungan sesama PMI sekaligus ikut merasakan yang kesedihan yang sedang dialami warga Demak yang sedang mengalami cobaan bencana alam tepat sebelum bulan Ramadhan…” kata Roosi.

“ Kunjungan ini juga dapat kita artikan sebuah bentuk kepedulian karena beberapa waktu lalu, kami warga Jepara juga mendapat cobaan bencana dan PMI datang juga berkunjung ke tempat kami. Kunjungan PMI Demak sangat membantu kami, khususnya warga Desa Tempur yang sedang berduka. Bantuan dari PMI Demak sangat berarti bagi mereka…” ujarnya.

“ Kami tidak bisa berlama-lama di Demak, karena agenda selanjutnya kami akan ke PMI Grobogan. Terakhir kami sampaikan ucapan terima kasih dari warga Desa Tempur atas bantuan yang telah diberikan oleh PMI Demak…” pungkasnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Akhmad Sugiharto,ST.MT yang juga menjabat Ketua PMI Demak melalui aplikasi WhatApp mengucapkan terima kasih atas kunjungan PMI Jepara, walaupun tidak bisa menyambut secara pribadi.

               Rosi sang Avatar PMI Jepara

“ Atas nama Pemkab Demak, pengurus serta relawan relawan PMI Demak, saya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh jajaran PMI Jepara atas kerawuhannya di PMI Demak. Sacara pribadi saya mohon ma’af karena tidak bisa menyambut langsung dikarenakan ada kegiatan yang tidak bisa saya tinggalkan…” kata Sugiharto.

“ Kerawuhan PMI Jepara adalah kunjungan saudara dalam kemanusiaan, apalagi dipimpin langsung oleh Kamarkas mbak Rosi yang terkenal dengan sebutan Avatarnya PMI Jepara. Ditambah setelah rawuh di Demak langsung ke Grobogan adalah sebuah perjuangan kemanusiaan yang luar biasa. Saya hanya Ketua PMI Jepara dan seluruh jajaran pengurus serta relawan, dan semangat kita terus Siamo Tutti Fratelli…”  pungkasnya.

Diketahui berdasarkan data Infografis bencana update per Rabu (18/2/2026) pukul 13.00 WIB, berdasarkan hasil pendataan sementara tercatat beberapa klasifikasi terdampak banjir, yaitu :
– 7.687 Kepala Keluarga (25.863 jiwa).
– 6.368 unit rumah.
– 36 tempat ibadah.
– 27 fasilitas pendidikan.
– 6 fasilitas kesehatan.
– 22 tempat pemakaman umum (TPU).
– Genangan air juga merendam lahan pertanian seluas sekitar 858 hektare dan tambak ikan seluas 7 hektare.

Wilayah terdampak tersebar di tiga kecamatan. Kecamatan Sayung meliputi Desa Sayung, Desa Kalisari, Desa Loireng, Desa Prampelan, dan Desa Karangasem. Kecamatan Guntur meliputi Desa Guntur. Kecamatan Kebonagung meliputi Desa Kebonagung, Desa Pilangwetan dan Desa Tlogosih.

Titik tanggul sungai yang jebol antara lain :
– Tanggul Sungai Cabean sisi kiri atas jembatan Singopadu, Desa Sidorejo, Kecamatan Karangawen.
– Tanggul Sungai Cabean sisi kanan bawah jembatan Dusun Weru, Desa Tlogoweru, Kecamatan Guntur.
– 2 titik tanggul jebol di Desa Pilangwetan dan Desa Gatak, Kecamatan Kebonagung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *