KASUS PEMUDA JEPARA YANG MD DENGAN LUKA SAYAT DI LEHER MASIH MISTERI, POLISI TEMUKAN PISAU BERDARAH

Jatengtime.com-Jepara-Kasus Axsyal Rendi Saputra (24) pemuda warga Dukuh Sekuping, Desa Tubanan, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara, yang ditemukan MD (meninggal dunia) bersimbah darah akibat luka tersayat di bagian leher, pada Minggu (30/11/2025) pagi masih menjadi misteri.

Kasat Reskrim Polres Jepara, AKP M Faizal Wildan Umar Rela, kepada wartawan di Jepara, Senin (23/2/2026) membenarkan adanya penemuan mayat ARS tersebut dan saat ini telah melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi.

“ Iya benar, masih kita dalami dan klarifikasi dari para saksi…” kata Wildan.

Wildan menjelaskan kronologi kejadian penemuan mayat korban yang sehari-hari bekerja sebagai pengantar air galon isi ulang di wilayah setempat, awalnya diketahui korban tidak berada di dalam rumah dan kemudian keluarga berusaha mencari korban.

Keluarga korban lantas menemukan ceceran darah, dari ceceran darah tersebut, keluarga lantas melanjutkan pencarian ke sekeliling rumah, hingga sampai di area kebun rumput gajah yang berjarak sekitar 60 meter dari rumahnya ditemukan tubuh korban tergeletak bersimbah darah.

“ Awalnya pihak keluarga mencari korban di belakang rumah, kemudian terlihat ceceran darah. Korban ditemukan dengan posisi telentang berlumuran darah serta leher bekas sayatan…” jelasnya.

Pihak keluarga lantas melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kembang dan Polres Jepara selanjutnya datang ke TKP untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“ Tim Inafis Polres Jepara tiba di TKP penemuan mayat dan bersama-sama mengecek lokasi guna dilakukan olah tempat kejadian perkara. Untuk sementara masih kita dalami…” ujarnya.

Wildan mengaku Polisi tidak mau gegabah dalam menyimpulkan perkara ini apakah korban merupakan korban pembunuhan atau bunuh diri, namun tengah melakukan pemeriksaan terhadap para saksi, termasuk memeriksa sampel kuku pada jasad ARS. Tapi hasilnya tidak ditemukan sidik jari.

“ Tentunya kita tidak mau gegabah. Masih kita dalami termasuk pemeriksaan sampel kuku juga hasilnya negatif semua. Tidak ditemukan sidik jari…” ungkapnya.

Ditemukan banyak luka di tubuh korban.

“ Hasil autopsi sementara terdapat luka akibat kekerasan sajam berupa luka sayat pada leher, luka iris pada leher dan anggota gerak atas kiri atau pergelangan tangan kiri. Selain itu, terdapat pula luka iris dangkal pada dada. Di dapatkan tanda mati lemas dan pendarahan hebat…” jelasnya.

Diduga korban meninggal dunia akibat luka sayat pada leher yang dampaknya memutus pembuluh nadi leher kiri dan tenggorokan akibat pendarahan hebat. Penyebab kematian adalah luka sayat pada leher yang memutus pembuluh nadi leher kiri dan tenggorokan akibat pendarahan hebat…” imbuhnya.

“ Kasus ini sama seperti kasus-kasus yang lain, tetap menjadi prioritas kami. Namun kami tidak ingin berburu-buru membuat kesimpulan. Kami harus lebih berhati-hati dalam menyimpulkan…” ungkapnya.

Ditemukan pisau terdapat bercak darah.

Polres Jepara masih melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan sebilah pisau yang berhubungan dengan luka-luka korban.

“ Iya kami temukan (sebilah pisau) masih klarifikasi dan sedang kami lakukan pemeriksaan di pisau yang ditemukan di sekitar lokasi…” pungkasnya.

Diketahui, ARS (Axsyal Rendy Saputra), Minggu (30/11/2025) ) pagi ditemukan meninggal dunia dalam kondisi telentang dan berlumuran darah di kebun rumput gajah, sekitar 60 meter dari rumahnya.

Kejadian bermula saat ibu korban Endang Fitriyani dan nenek korban, Ngatipah, sekitar pukul sekitar pukul 05.30 WIB mencari ARS di dalam rumah seperti biasanya, namun tidak ditemukan.

Merasa khawatir, mereka meminta bantuan dua warga sekitar, yaitu Supriyohadi dan Kardi untuk membantu melakukan pencarian. Mereka lantas mencari disekitar rumah hingga saat menyisir area belakang rumah, kedua saksi menemukan ceceran darah yang mengarah ke area kebun.

Supriyohadi dan Kardi kemudian terus penyisiran hingga sekitar pukul 05.45 WIB, keduanya mendapati tubuh Rendy telah tak bernyawa di kebun rumput gajah yang berjarak sekitar 60 meter dari rumah korban.

Saat ditemukan, pada tubuh korban tampak luka sayatan di bagian leher yang cukup dalam, serta luka lain pada pergelangan tangan kiri.

Dari hasil penyisiran di TKP, Polisi berhasil menemukan sebilah pisau dapur yang masih terdapat bercak darah.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *