BUBER DI RM KALIJAGA, SEKDA DEMAK AJAK BIRO PERJALANAN DAN PO BUS LEBIH LAMA KUNJUNGI POTENSI WISATA KOTA WALI

Jatengtime.com-Demak-Dalam acara Buber (Buka Bersama) dan ramah tamah di RM Kalijaga, Jalan Lingkar Demak, Kamis (5/3/2026) makin meriah karena tidak hanya dihadiri puluhan Biro Perjalanan dan pemilik PO Bus wisata. Namun juga kehadiran Sekda (Sekretaris Daerah) Demak, Akhmad Sugiharto,ST.MT beserta istri Nur Aeni, S.Pd.

Biro Perjalanan dan pemilik PO Bus yang hadir dari Semarang, Kudus, Jepara, Pati, Blora dan Grobogan juga mengajak keluarga masing-masing makin membuat acara penuh kekeluargaan karena dihadiri unsur pimpinan Pemkab Demak

Dalam sambutanya Sekda Demak, Akhmad Sugiharto,ST.MT mengucapkan terima kasih kepada menejemen RM Kalijaga yang berkenan mengundangnya. Serta mengajak pelaku-pelaku usaha pariwisata untuk lebih mengenal Demak sebagai salah satu tujuan wisata unggulan.

“ Atas nama pemkab Demak, saya ucapkan terima kasih kepada mbak Mey Muslimin selaku menejer RM kalijaga berkenan mengundang kami. Awalnya saya kira sekedar acara buber, ternyata acaranya dihadiri pengusaha-pengusaha penting dibidang pariwisata. Kalau tahu dari awal, saya ajak juga OPD-OPD terkait…” kata Sugiharto.

Di hadapan puluhan Biro Perjalanan dan pemilik PO Bus wisata Sekda menjelaskan salah satu usaha ekonomi yang saat ini digenjot pemimpin-pemimpin daerah adalah sektor pariwisata.

“ Bagi kami kerjasama pelaku usaha periwisata dengan pemerintah daerah saat ini sangat dibutuhkan. Tidak hanya untuk mendongkrak PAD daerah, namun yang lebih penting adalah menghidupkan potensi ekonomi warga yang bermukim disekitar lokasi wisata. Tugas pemerintah menyediakan infrastruktur dan fasilitas lainya yang nyaman dan aman agar para tamu wisata terkesan, selalu kangen dan selalu ingin datang kembali ke lokasi wisata…” ujarnya.

Sugiharto juga memaparkan potensi wisata Demak selain wisata relegi Masjid Agung Demak dan komplek makam Sunan Kalijaga. Namun lokasi wisata lain makin dipoles untuk dipersembahkan kepada wisatawan baik domestik maupun internasional.

“ Selain wisata relegi Masjid yang sering dikenal dengan nama Masjid dengan Soko Tatal dan komplek makam raja-raja Demak serta komplek makam Sunan Kalijaga, kami juga punya banyak obyek wisata lain seperti sendra tari Langen Budaya Kadilangu di Pendopo Notobratan yang jaraknya hanya beberapa puluh meter dari komplek makam Sunan Kalijaga…paparnya.

Pendopo Notobratan punya keunikan tersendiri, berdiri sejak tahun 1820, proses pembangunanya memakan waktu 60 tahun kini menjadi salah satu bangunan bersejarah Kadilangu Demak, terdapat fasilitas kuno berupa Sumur Panguripan, Pesangrahan Kasepuhan, Lumbung padi tertua di Asia Tenggara dan dapur, terbuat dari kayu jati kuno yang awet hingga sekarang.

“ Demak juga memiliki beberapa pantai dan hutan mangrove yang cocok untuk wisata alam dan edukasi lingkungan. Dan tidak kalah menarik Demak punya unggulan kuliner khas Kota Wali yang layak dicicipi…” ungkapnya.

“ Dari sekian banyak tempat wisata yang kami unggulkan, pemkab Demak berharap wisatawan tidak hanya sekedar mampir ke tempat wisata relagi, namun menyempatkan diri sekedar istirahat atau menambah waktu kunjungan, menikmati banyak tempat wisata lain yang menjual produk-produk unggulan. Hingga berdampak pada potensi ekonomi warga, perputaran uang yang saling menguntungkan hingga akan terbentuk perasaan puas para wisatawan telah mengunjungi Demak Kota Wali dan ingin kembali berkunjung lagi…” pungkasnya.

Meneger RM Kalijaga Mey Muslimin menyatakan rasa bangga dan haru tidak menduga acara Buber yang diadakan tiap tahun bergiliran dihadiri pejabat Pemkab Demak.

“ Pertama kami ucapkan terima kasih atas kerawuhan bapak Sekda beserta ibu di acara yang kami adakan tiap tahun. Kami juga mohon ma’af dikarenakan tidak tahu prosedur resmi mengundang pejabat Demak dalam sebuah kegiatan, hanya mengundang melalui komunikasi sederhana…” kata Mey.

“ Namun ternyata undangan sederhana kami dibalas dengan kehadiran bapak sekda, malah didampingi ibu Nur Aeni. Ya tentu kami kaget, ternyata Pemkab Demak sangat peduli dengan kegiatan kami para pelaku wisata…” ujarnya.

“ Apalagi tadi penjelasan dari bapak Sekda menjadi bahan bisik-bisik rekan-rekan Biro Perjalanan dan pemilik PO Bus wisata, ternyata Pemkab Demak sangat mendukung kami para pelaku usaha pariwisata. Ya tentu kami ucapkan terima kasih dan kami sepakat akan semakin mengenalkan potensi wisata Kota Wali kepada wisatawan langganan kami…” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *