Jatengtime.id-Jakarta-Aksi teror yang diduga dilakukan orang pihak yang tidak suka koruptor dipidana, dimiskinkan hingga dihukum mati (RUU perampasan aset koruptor) untuk membungkam Botok (Supriyono) pentolan ANPG (Aliansi Masyarakat Pati Bersatu) Pati terus berlanjut dan layak disebut upaya teror yang masif dan terstruktur.
Usai rekening Botok di blokir/ dibekukan oleh Bank Mandiri atas permintaan APH, pengusaha-pengusaha PO Bus dilarang oleh oknum APAH membawa penumpang pendukung Botok cs yang akan demo di DPR-RI Kamis (27/8/2026) yang kesemua upaya ini diduga kuat untuk membungkam perjuangan Botok cs dalam menegakan demokrasi dan supremasi hukum di Indonesia.
Terbaru, dari rekaman video oleh rekan Botok yang berada dalam bus naas tersebut, Senin (24/8/2026) upaya pembungkaman perjuangan orang ‘Pati Ora Sepele’ sudah dapat dikatakan sebuah teror yang brutal dan biadab, bus yang mengangkut Botok dan pentolan-pentolan AMPG yang sedang menuju Jakarta dilempari batu bata oleh 2 orang tidak dikenal yang memakai jaket Hody dan bermasker dari jembatan layang diatas jalan tol Km 56, Karawang.
Satu batu bata berhasil menembus kaca depan sebelah kiri sopir dan serpihan kaca mengenai beberapa orang termasuk botok.
Menurut beberapa analis, upaya teror ini diyakini masif dan terstruktur, bus yang membawa Botok cs sudah dikuntit dari titik awal pemberangkatan. Nomor Polisi dan ciri fisik bus sudah dikantongi gerombolan pelaku dengan maksut melakukan aksi teror agar Botok cs gagal melakukan aksi demo di Jakarta.










