MUKTAMAR KE-35 NU RUSUH, SEMPAT DIWARNAI JOTOS-JOTOSAN KADER DAN KEAMANAN

Jatengtime.id-Jombang-Pelaksanaan Muktamar ke-35 NU (Nahdlatul Ulama) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Minggu (30/8/2026) rusuh, sempat terjadi jotos-jotosan (adu jotos) antara kader dan keamanan.

Kericuhan terjadi di sekitar Gedung Serbaguna (GSG) Hasbullah Said PPBU, Tambakberas saat agenda pembahasan Tatib (tata tertib) pemilihan Ketua Umum PBNU berlangsung. Kemudian situasi memanas setelah pimpinan sidang dan peserta muktamar menyepakati sejumlah aturan terkait mekanisme pemilihan.

Massa yang mengatasnamakan ‘Nahdliyin Muda’ yang diduga merupakan pendukung salah satu calon, tiba-tiba memaksa masuk lokasi sidang melalui pintu samping sebelah barat GSG Hasbullah Said sambil meneriakkan yel-yel meminta pergantian pimpinan sidang.

Aksi protes ‘Nahdliyin Muda’ ini dipicu oleh polemik penggunaan Peraturan Perkumpulan (Perkum) Nomor 3 Tahun 2025, tentang Syarat Menjadi Fungsionaris Pengurus NU dinilai tidak adil dalam menyeleksi kandidat Ketua Umum PBNU.

Sebelumnya aksi ricuh terjadi di jembatan penghubung menuju area belakang ruang sidang. Namun, sekitar satu jam kemudian, massa berpindah ke pintu masuk peserta sidang yang berada tak jauh dari lokasi awal aksi.

Di pintu masuk arena sidang, panitia telah menerapkan pengamanan ketat, hanya peserta atau pihak yang memiliki akses dan mengenakan ID card yang diperbolehkan masuk ke area persidangan.

Namun, massa tetap memaksa masuk, akhirnya membuat barikade petugas keamanan jebol. Massa kemudian merangsek menuju ruang sidang pleno. Akibatnya sejumlah perlengkapan di sekitar akses masuk tercatat empat unit televisi, kipas angin, pembatas, hingga sejumlah bangku terlihat berantakan.

Petugas keamanan dan panitia langsung bergerak menahan massa agar tidak semakin jauh masuk ke ruang persidangan. Aksi saling dorong berlanjut dengan adu jotos antara massa dan petugas tak terhindarkan.

Seorang orator berteriak meminta Ketua Panitia Muktamar ke-35 NU, Gus Ipul (Saifullah Yusuf ) keluar menemui massa.

“ Mana Gus Ipul…keluar Gus…! ” terikanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *