Jatengtime.com-Liputan Khusus HUT RI ke-80
Ada yang menarik dari Demak Expo 2025 yang diadakan mulai tanggal 6-9 Agustus 2025 di halaman parkir Sport Center Kabupaten Demak, terbuka untuk umum mulai pukul 09.00 hingga 21.00 WIB yaitu lomba Domba dan Kambing PE (Peranakan Etawa) terbaik, menyedot perhatian ratusan pengunjung.
Kadinpertan (Kepala Dinas Pertanian dan Pangan) Kabupaten Demak Agus Herawan, S.IP., MM menyatakan lomba Domba dan kambing PE memang baru pertama kali diadakan, namun demikian mampu menujukan kwalitas peternak dan hewan ternaknya untuk bersaing dengan kabupaten lain.
Kebutuhan akan daging dalam ketahanan dan penyangga pangan nasional diharapkan mampu terwujud sehingga tidak berlebihan Demak akan kembali menjadi kabupaten penyangga pangan nasional.
“ Salah satu program pemerintah dalam bidang pertanian termasuk peternakan adalah ketahanan pangan mulai beras, sayur, telur hingga daging. Dan Demak sekarang sudah mempu memenuhi kebutuhan sendiri, ya pasti juga untuk kebutuhan daerah lain jika surplus…” kata Herawan.
“ SDA dan SDM kita sejak dulu dikenal tangguh dan termasuk sebagai salah satu lumbung pangan nasional, walaupun akhir-akhir ini sedikit terpuruk. Dengan terapan tehnologi pertanian kita sekarang saya rasa kita sudah saatnya bangkit dari keterpurukan…” ujarnya.
Dari sektor padi, terbukti sejak ada kerja bareng antara Pemerintah pusat, Provinsi, Pemkab Demak, Kodim 0716/Demak, Polres Demak dan seluruh lintas sektoral panen raya padi melimpah dengan harga yang bagus bahkan ada yang sampai melampaui HPP.
“ Dari padi, petani Demak mulai bangkit, disusul sayuran dan polowijo juga mulai membaik. Kemudian telor, ratusan kandang ayam pedaging dan petelor tiap hari menghasilkan daging dan telor hingga diambil pedagang luar kota…imbuhnya.
“ kebutuhan daging dari peternakan sapi mulai naik grafiknya. Terbaru tapi sebenarnya sudah cukup lama adalah domba dan kambing PE untuk konsumsi daging, susu serta kotorannya untuk dijadikan kompos…” ungkapnya.
“ Ya memang diakui domba dan kambing FE harganya mahal dan tidak semua peternak mampu memelihara. Tapi saya yakin nanti merata jika peternak domba dan kambing FE sukses mengembangbiakan…” pungkasnya.
Dari hasil penjurian diperolah domba dan kambing FE dengan kategori :
– Domba jantan terbaik.
Juara 1 domba jantan lokal Garut milik Tangguh Andarista asala Kecamatan Wonosalam.
Juara 2 domba jantan Texel milik Muhtarom asal Kecamatan Karangtengah.
-Kambing Betina PE terbaik.
Juara 1 kambing betina Kaligesing milik Basori asal Kecamatan Wedung.
Juara 2 kambing betina Senduro milik Wahyu Anggoro asal Kecamatan Dempet.
Juara 3 kambing betina Kaligesing milik A.Zainuri asal Kecamatan Gajah.
-Domba jantan PE terbaik.
Juara 1 kambing jantan PE Kaligesing milik Khisnul Faiz asal Kecamatan Demak.
Juara 2 kambing jantan PE Kaligesing milik A.Zaenuri asal Kecamatan Gajah.
Juara 3 kambing jantan PE Kaligesing milik Budi Hariyanto asal Kecamatan Dempet.






