Jatengtime.com-Demak-Setelah 9 hari tergenang banjir akibat curah hujan ekstrim, hari ini, Sabtu (17/1/2026) banjir di Desa Mlaten, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak berangsur mulai surut.
Namun demikian pihak Pemerintah Desa, bidan desa Rika Mawalia dan Puskesmas Mijen 1 terus pantau kesehatan warga termasuk pengobatan gratis bagi warga di balai desa Mlaten.
Pj Kepala Desa Mlaten Sunoto membenarkan pihaknya bekerja sama dengan bidan desa (yang kebetulan berdomisili di desa Mlaten) dan Puskesmas Mijen 1 dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan imbas dari banjir yang sampai masuk rumah warga.
“ Pelayanan kesehatan kami lakukan bekerjasama dengan bidan desa dan Puskesmas Mijen dalam rangka kewajiban Pemkab Demak kepada warganya. Hari ini kami adakan pemeriksaan kesehatan gratis di balai desa…” kata Sunoto.

“ Dari awal pemeriksaan hingga selesai tadi keluhan warga sebatas penyakit ringan akibat cuaca ektrim dan lingkungan terdampak banjir 9 hari. Seperti batuk, demam hingga gatal-gatal…” ujarnya.
Sunoto menambahkan jika memang ada warga yang mengeluhkan sakit yang harus membutuhkan pelayanan rawat inap ke Puskesmas atau ke rumah sakit, pihak Pemdes Mlaten sudah menyediakan mobil siaga desa 24 jam.
“ Kalau memang ada warga yang mengeluhkan sakit dan harus dirujuk ke Puskesmas atau rumah sakit, kami sudah siapkan mobil siaga desa 24 jam. Ini semua kewajiban kami dalam mengabdi kepada masyarakat…” ungkapnya.
Terkait genangan banjir yang mulai berangsur surut, Sunoto menjelaskan bahwa warga mulai membersihkan sendiri lingkungan rumahnya yang terdampak banjir.
“ Kalau sebelum banjir warga kerja bakti membersihkan enceng gondok yang menutupi saluran air, sekarang karena banjir mulai surut warga membersihkan sendiri lingkungan rumahnya akibat dampak banjir seperti lumpur dan sampah. Intinya warga tetap mengedepankan budaya gotong royong, saling membantu sesama…” Pungkasnya.







