USAI LIHAT VIDEO TANGGUL SUNGAL TUNTANG JEBOL LAGI, SEKDA DEMAK GERCEP PERINTAHKAN BPBD HINGGA RELAWAN SELAMATKAN PASIEN PUSKESMAS DAN WARGA

Jatengtime.com-Mungkin karena ditempa berbagai pengalaman dan ilmu teknik waktu menjabat sebagai ASN bidang teknik (Dinas PU) hingga menjabat sebagai Sekretaris Daerah dan relawan PMI,  Sekda Demak Akhmad Sugiharto,ST.MT langsung bisa mitigasi bencana usai mendapat laporan berupa rekaman video warga tentang tanggul Sungai yang jebol lagi, Senin (16/2/2026) sore.

Sekda Sugiharto langsung pakai mode senyap, gerak cepat memerintahkan lintas sektoral, BPBD hingga berbagai relawan kemanusiaan melakukan tanggap bencana, menyelamatkan pasien yang sedang rawat inap di Puskesmas Kebonagung dan warga yang butuh evakuasi.

Dari rekaman video air Sungai Tuntang yang jebol ini Sugiharto dapat memperkirakan air awalnya mengalir kuat menuju wilayah sebagian Grobogan, kemudian akan mengalir ke arah Kebonagung Demak kurang dari 2 jam.

Di kebonagung banyak fasilitas publik dan yang dinilai sangat vital adalah Puskesmas Kebonagung yang terdapat puluhan pasien rawat inap juga warga yang rumahnya bakal kebanjiran.

“ Saya perkirakan air sampai Kebonagung sekitar satu hingga dua jam. Masih ada waktu rekan-rekan TNI, Polri, BPBD hingga relawan untuk melakukan tanggap darurat, melakukan evakuasi pasien dan warga. Ibu bupati sudah saya beri laporan termasuk solusinya termasuk BBWS dan Balai Jalan nasional…” kata Sugiharto.

Sekda yang sering malam-malam tanpa diketahui masyarakat, melakukan mitigasi bencana (hanya ditemani sopir, memakai celana pendek, kaos oblong dan topi) mencari informasi di warung kucingan di berbagai desa dapat memperkirakan kerusakan-kerusakan akibat banjir Sungai Tuntang yang selalu terjadi tiap tahun.

“ Di wilayah Kebonagung kebetulan perbatasan dengan Kabupaten Grobogan, air Sungai Tuntang pertama mengarah ke desa-desa di Grobogan. Arus airnya kuat hingga dipastikan merusak berbagai fasilitas umum. Kemudian air akan mengalir ke Kebonagung, ada warga dan pasien rawat inap yang harus kita evakuasi dan kita pindahkan ke lokasi yang aman secepatnya…” ujarnya.

“ Semua personil sudah paham akan tugasnya masing-masing, perahu karet dan kendaraan evakuasi sudah kita kirim untuk membantu proses evakuasi. Air yang cepat menggenangi Puskesmas Kebonagung hingga setinggi pinggang orang dewasa tidak menyurutkan tim gabungan bekerja cepat. Pasien dulu yang kita amankan, peralatan Puskesmas hingga mobil dinas yang terlanjur terendam kita pikirkan nanti…” imbuhnya.

“ Alhamdulillah semua pasien dan warga terdampak banjir selamat berada dipengungsian. Proses evakuasi hingga tengah malam. Sebagian tim gabungan relawan masih di lokasi hingga subuh.  Paginya air surut, saya perintahkan lagi BPBD dan relawan bersihkan seluruh ruang dan halaman Puskesmas dari genangan lumpur dan sampah agar segera dapat digunakan lagi melayani kesehatan masyarakat…” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *