Jatengtime.com-Jakarta-Sebanyak 11 orang hasil pengembangan OTT KPK di Kota Batik, ‘diajak piknik’ (dibawa) ke gedung Merah Putih (KPK) Jakarta Selatan naik bus pariwisata. Rombongan piknik yang didominasi ibu-ibu termasuk Sekretaris Daerah (Sekda) Pekalongan Mohammad Yulian Akbar, tiba pada Selasa (3/3/2026) sekitar pukul 21.06 WIB.
‘Kesebelasan orang-orangnya bupati’ Fadia Arafiq yang masuk dalam kloter ke dua, saat masih berada di dalam bus terlihat mengenakan masker, berupaya menutupi wajah mereka dari sorotan awak media. Awak media yang jahil sudah menduga bus rombongan pariwisata ini akan masuk ke area belakang gedung KPK, sehingga mereka mengejar dan mengabadikan wajah kesebelasan orang yang lagi viral.
Sedangkan kloter pertama terdiri dari tiga orang, yakni Bupati Fadia Arafiq, orangnya bupati dan ajudan bupati tiba di gedung KPK pada Selasa (3/3/2026) sekitar pukul 10.22 WIB setelah diamankan dari salah satu komplek perumahan mewah di wilayah Semarang.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, di kantornya Rabu (4/3/2026) menyatakan bahwa pihaknya resmi menetapkan 14 orang tersangka dalam OTT KPK dalam kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Pekalongan.
“ Dalam lanjutan kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Pekalongan ini, malam tadi sudah dilakukan ekspos dan perkara ini dinyatakan naik ke tahap penyidikan. KPK juga sudah menetapkan status hukum kepada pihak-pihak yang diamankan dalam 1×24 jam…” kata Budi.




