SAFARI RAMADAN KPK, KALI INI BUPATI CILACAP YANG KENA OTT

Jatengtime.com-Jakarta-KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) kembali melakukan safari Ramadam dengan melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Jawa Tengah.

Kali ini OTT yang dilakukan tim senyap lembaga Anti Rasuah terjadi di kabupaten Cilacap dan berhasil mengamankan bupati Dr.Syamsul Auliya Rachman, S.STP., M.Si, seorang birokrat karir yang pernah menjabat Wakil Bupati Cilacap 2017–2022.

Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, saat dikonfirmasi awak media, Jumat (13/3/2026) dengan jawaban irit, membenarkan pihaknya telah berhasil mengamankan politikus PKB ini

“ Benar…” kata Fitroh.

Namun demikian kembali awak media dibuat harus menunggu informasi lengkapnya, KPK belum merinci identitas kepala daerah dan atau siapa saja yang terjaring OTT termasuk perkara apa yang membuat membuat bupati Cilacap di OTT.

Dalam OTT ini, KPK memiliki waktu maksimal 1×24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan dan struktur kasusnya.

Profil Bupati Dr.Syamsul Auliya Rachman, S.STP., M.Si.

Dilansir dari laman Pemerintah Kabupaten Cilacap, Syamsul lahir pada 30 November 1985 di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Dia mengenyam pendidikan dasar di SDN Tritih Wetan 1 (1992-1998), SMP Negeri 5 Cilacap (1998-2001), hingga SMA Negeri 1 Cilacap (2001-2004). Kemudian masuk ke Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dan lulus pada 2008.

Dia pernah tergabung sebagai anggota KORPRI pada 2004. Di jalur politik, Syamsul adalah Ketua Dewan Tanfidz DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Cilacap untuk periode 2021-2026.

Karier di pemerintahan dimulai dari posisi Kasi Trantibum Kec. Kedungreja pada 2012, pada 2013, ia ditunjuk sebagai Kasubag Otonomi Daerah dan Kerjasama pada Bagian Tata Pemerintahan Pemerintah Kabupaten Cilacap.

Syamsul kemudian maju dalam pemilihan kepala daerah dan terpilih menjadi Wakil Bupati Cilacap pada periode 2017-2022. Terakhir dia terpilih sebagai Bupati Cilacap periode 2025-2030, berpasangan dengan Ammy Amalia Fatma Surya, politisi partai Golkar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *