KALIJAGA JEEP COMMUNITY DEMAK PEDULI BANJIR TRIMULYO, BAWA BANTUAN POPOK BAYI, DALEMAN PEREMPUAN DAN ALAT KEBERSIHAN

Jatengtime.com-Demak-Banjir bandang akibat tanggul sungai Tuntang yang jebol pada Jum’at 3 April 2026 di Desa Trimulyo, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, berdampak dengan menenggelamkan areal pemukiman, pertanian hingga beberapa desa sekitar.

Jebolnya tanggul yang mengakibatkan banjir juga merusak puluhan rumah warga bahkan ada yang hilang disapu derasnya air menyentuh nurani dan kepedulian berbagai pihak untuk sekedar berbagi dan berempati, para dermawan datang silih berganti.

Tidak terkecuali Kalijaga Jeep Community, Selasa (7/4/2026) malam, datang ke Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang disulap jadi Posko Bencana Banjir Trimulyo untuk menyerahkan bantuan berupa popok bayi, Daleman (pakaian dalam perempuan) dan alat-alat kebersihan.

Budi SB, melalui aplikasi WA sambil ngopi dan jagong di salah satu rumah warga menyatakan ikut prihatin atas musibah yang terjadi akibat tanggul sungai Tuntang yang jebol. Dia dan rombongan malam ini sengaja mengunjungi Posko Bencana Banjir Trimulyo hanya untuk menyerahkan (titipan) bantuan dari rekan-rekan off-roader dari berbagai daerah.

Padahal mungkin tidak banyak warga Trimulyo yang mengetahui bahwa beberapa armada jeep yang dipakai evakuasi warga ketika banjir bandang melanda adalah dikemudikan Budi BS dan rekan-rekan off-roader yang malam ini memberikan bantuan.

“ Alhamdulillah sampai saat ini kami masih diberi kesempatan berbagi, masih diberi kesempatan memberikan sesuatu bagi warga Demak yang sedang mengalami kebanjiran…” kata Budi.

Kalijaga Jeep Community Demak juga pernah berkiprah membantu evakuasi dan droping bantuan untuk warga Kecamatan Karanganyar yang beberapa tahun lalu mengalami banjir bandang, serta banjir-banjir yang ada di Demak lainya.

“ Iya sebisa kami dalam upaya ikut meringankan beban warga terdampak bencana, walau hanya tukang usung-usung (evakuasi baik warga maupun droping bantuan logistik) yang penting warga terdampak bencana aman dan nyaman…” ujar pria pemilik bengkel asesoris SB Desa Mranak, Kecamatan Wonosalam.

“ (Bantuan) Yang kami bawa malam ini jangan dihitung jumlahnya njih, hanya sedikit dari kami, namun kami iklas membantu demi sesama, karena rekan-rekan off-roader sayang dan peduli alam serta kemanusiaan…” imbuhnya.

“ Kami tidak pernah berharap ada bencana, namun jika sangat terpaksa ada, Insyaallah kami datang untuk membantu…” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *