Jatengtime.id-Demak-Kepala BNN Jawa Tengah Brigjen Pol. Dr. Agus Rohmat, S.I.K., S.H., M.Hum usai penandatanganan Komitmen Bersama P4GN dan Dukungan terhadap Gerakan GASPOL ANANDA BERSINAR (Gerakan Aksi Sinergi P4GN Optimal Lintas Sektor -Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih dari Narkoba) di Gedung Grhadika Bina Praja Kabupaten Demak, Selasa (23/6/2026) tentang bahaya narkoba di segala usia menilai khusus terhadap 3 pemimpin Kabupaten Demak.
Kepala BNN kelahiran Demak ini menilai 3 pemimpin Demak yaitu Bupati dr.Eisti’anah,SE, Wakil Bupati Muhammad Badruddin, M.Pd (Gus Bad) dan Sekda Akhmad Sugiharto,ST.MT mempunyai skill khusus dalam rangka membantu tugas BNN memerangi peredaran narkoba khususnya di Kota Wali.
“ Bupati Demak ini seorang perempuan berlatar belakang dokter, saya nilai punya skill khusus, seorang perempuan juga seorang ibu tentu akan punya pengaruh besar dalam mendidik anak-anak. Perempuan pasti juga aktif diorganisasi minimal lingkup PKK, tentu akan ‘getok tular’ menyuarakan akan bahaya narkoba…” kata Agus.
“ Mbak Esti juga berlatar belakang seorang dokter, pasti paham akan bahaya narkoba bagi kesehatan terutama masyarakat Demak. Sebagai seorang bupati, Mbak Esti pasti akan bertangan dingin memerintahkan seluruh jajaranya untuk bersama-sama memerangi narkoba…” ujarnya.
“ Kemudian saya mengulas tentang Wakil Bupati Muhammad Badruddin, M.Pd atau yang sering disapa Gus Bad. Gus Bad berlatar belakang pendidik agama Islam, salah seorang tokoh ulama Demak, tentu punya pengalaman dan relasi dengan sesama ulama hingga dunia pondok pesantren. Pasti Gus Bad tidak terima jika narkoba masuk kedunia pesantren, meracuni para santri dan santriwati…” terangnya.
“ Saya tahu dari beberapa informasi bahwa karakter dan sosok Gus Bad yang lembut dalam mendidik santri, tapi keras dan berdiri paling depan jika santri di dholimi…” imbuhnya.
“ Yang saya pingin paling terdepan adalah Sekda Demak, Akhmad Sugiharto,ST.MT. Saya pantau cukup lama, Sekda Sugiharto punya skill istimewa…” ungkapnya.
“ Sekda ini satu almamater dengan saya, SMAN 1 Demak. Saya tahu disamping menjabat Sekda, Sugiharto ini juga seorang seniman dan banyak ikut berbagai organisasi kesenian dan kepemudaan…” bebernya.
“ Sekda Sugiharto ini saya tahu sering berbaur dengan segala lapisan masyarakat termasuk kalangan pelaku seni. Apalagi ketika ada bencana alam, dia pakai baju seniman, nggandeng penyanyi dan musisi ngamen dipinggir jalan menggalang donasi. Kemudian juga pakai baju seorang Sekda dan Ketua PMI Demak juga berada ditengah-tengah korban bencana…” urainya.
“ Jujur diantara Bupati dan Wakil Bupati, peran Sekda sangat dominan, semua punya Skill tapi khusus Sekda punya Skill istimewa dalam rangka sosialisasi akan bahaya narkoba dan termasuk ikut memerangi narkoba bersama kami, BNN Jawa Tengah. Seniman biasanya punya akses yang lebih luas, dan di Demak Sekdanya adalah seniman tangguh segala medan. Kabupaten lain kayaknya gak ada yang seperti Demak…” pungkasnya.










