DEMAK EXPO 2025 DORONG PRODUK UNGGULAN LOKAL JADI PENGGERAK EKONOMI KOTA WALI

Jatengtime.com-Liputan Khusus HUT RI ke 80

Pemkab Demak terus menggenjot perekonomian warganya dengan berbagai cara, salah satunya melalui rangkaian Peringatan HUT RI Ke-80 dengan menampilkan gelar Demak Expo 2025 yang salah satu capaianya mendorong produk unggulan lokal menjadi penggerak ekonomi warga Kota Wali.

Demak Expo 2025 yang diadakan mulai tanggal 6-9 Agustus 2025 di halaman parkir Sport Center Kabupaten Demak, Demak Expo kali ini terbuka untuk umum mulai pukul 09.00 hingga 21.00 WIB dan diharapkan mampu menarik minat masyarakat untuk berkunjung, berbelanja dalam upaya mendukung produk-produk lokal Demak.

Tercatat total peserta 114 stand, terdiri dari 13 stand dari Kabupaten Semarang, 10 stand dari BUMN, BUMD dan perusahaan swasta, 2 stand koperasi, 15 stand Desa Wisata, 73 stand UMKM yang terbagi menjadi UMKM mandiri, forum UMKM kecamatan dan sektor kuliner.

Bupati Demak dr.Eisti’anah,SE dalam sambutanya mengatakan Demak Expo 2025 sebagai upaya mendorong Demak makin menjadi Smart City dengan gerakan cinta produk lokal, Pagelaran Demak Expo 2025.

“ Demak Expo 2025 yang mengusung tema ‘Sinergi Inovasi, Daya Saing Global untuk Demak Sejahtera ini merupakan ajang strategis dalam memperkenalkan potensi ekonomi daerah, khususnya sektor koperasi dan UMKM, sekaligus menjadi rangkaian peringatan Hari Koperasi ke-78 dan menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia…” kata Eisti’anah.

Bupati perempuan yang dikenal dengan panggilan Mbak Esti ini juga menyampaikan pentingnya peran UMKM sebagai motor penggerak ekonomi lokal serta berharap kepada pelaku UMKM agar terus meningkatkan kualitas produk agar mampu bersaing, baik di pasar lokal maupun global.

“ Ini adalah event penting, dimana kita harus bangga menggunakan produk-produk lokal, asli Demak dan produk dalam negeri lainya…” ujarnya.

Mbak Esti juga menyebut peluncuran Koperasi Desa Merah Putih yang telah terbentuk di 243 desa dan 6 kelurahan se-Kabupaten Demak diharapkan menjadi mitra strategis, bukan pesaing, bagi koperasi-koperasi yang sudah ada.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan secara simbolis oleh Bupati beserta Forkopimda kepada pelaku UMKM berupa fasilitasi Sertifikasi P-IRT, fasilitasi Sertifikasi Halal bagi UMKM.

Bupati juga memberikan Bansos bagi masyarakat Miskin anggota koperasi, bantuan peralatan bagi anggota koperasi UMKM serta pemberian Akta Badan Hukum Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Ngemplik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *